Teori screen printing

Screen Printing yaitu cara pencapan/mencetak yang dapat menarik keuntungan sebesar-besarnya dengan mempergunakan alat-alat yang serba sederhana.

Keuntungan dari Screen Printing ialah bahwa dengan alat-alat yang cukup sederhana (tanpa mesin) kita dapat mencetak di atas:


a. Plastik, misalnya:
Untuk bungkus etiket-etiket, roti, kopi, kaos, pakaian, vetsin, tas-tas kantongan, dll.
b. kain yang tidak luntur, misalnya:
vandal, badge, kain polos putih diberi motif/gambar.
c. semua kertas, misalnya:
poster-poster, kotak-kotak radio, kotak accu, kotak mie, dsb.
d. seng, misalnya:
kaleng cat, kaleng minyak kelapa, kaleng afdunner, tutup botol kecap, limun, dll.
e. kulit dan imitasi kulit, misalnya:
tas-tas, sepatu, dsb.
f. kayu, misalnya:
tripleks, hardboard, dll.
g. Karet, misalnya
Karet bumper mobil, sepeda motor, dsb.
h. Kaca, misalnya:
Gelas dan lain2.
i. Dan lain-lainnya lagi. Kita dapat mencetak pada hampir semua benda yang padat.

Kesimpulan sementara yang dapat ditarik bahwa screen printing itu adalah usaha yang sangat menguntungkan berhubung lapangan usaha luas sekali dan alat-alat yang dipergunakan sederhana.

Mengenal peralatan sablon
Sebelum kita tau tentang teknis proses menyablon, lebih dahulu kita kudu kenal beberapa peralatan dan perlengkapan yang penting dalam sablon.

Peralatan inti yang kita butuhin beserta penjelasannya.
1. Film sablon. bisa dikatakan model gambar/desain/tulisan yang bakal kita tuangkan dalam obyek sablon (kaos, kertas, plastik, karton, dsb. Film ini dibikin melalui desain komputer yang diprint menggunakan tinta laser (sebenarnya menggunakan tinta printer biasa bisa saja, tapihasilnya kurang bagus/tajam). Desain sablon dibuat menggunakan program Corel,Adobe.

2. Screen (baca: skrin), media yang digunakan untuk mengantarkan tinta sablon ke obyek sablon. Bentuknya balok yang disusun persegi empat kemudian dipasang kain khusus. Ukurannya bermacam-macam, misalnya ada screen yang berukuran 30x40cm, 20×30 cm, hingga ada screen ukuran “raksasa” yang biasa dipakai untuk membuat spanduk.
3. Rakel. Digunakan untuk mengkuaskan tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Bahannya dari karet yang diberi pegangan kayu memanjang.
4. Tinta sablon. Bermacam-macam jenis dan nama tinta bergantung dari sablon apa yang kita buat. Perlu setiap media sablon memerlukan tinta sablon khusus untuk bahan kaos saja ada banyak macam tinta yang bisa kita pergunakan, ada tinta sablon kaos yang bisa bikin timbul setelah kita setrika.
5. Cairan-cairan pencampur/ sinteser. Digunakan untuk mencampurkan tinta agar sesuai dengan tingkat kekentalan warnanya. cairan bisa berupa M3, M3 Super, tinner, minyak tanah, dan sebagainya.
6. Meja sablon. kita membutuhkan meja sablon untuk meletakkan obyek sablonan. Meja sablon ini terbuat dari rangka besi atau kayu. Di bagian atas adalah kaca transparan, dan dibawahnya diletakkan lampu neon agar bisa terlihat jelas saat menyablon.
7. Hair dryer. Jangan dikira alat ini hanya dipakai di salon saja. Hair dryer berguna untuk mengeringkan sablon, apalagi pada saat musim hujan yang jarang ada sinar matahari terik.
8. Lampu Neon, diletakkan di bawah kaca meja yang ditempel dengan rangka besi ataupun kayu. Lampu neon bila disusun dalam aturan tertentu dapat digunakan untuk menggantikan fungsi matahari dalam membuat film sablon.
9. Tempat penjemuran. Ini bisa berupa kayu panjang berukuran 1,5 meter untuk tempat menjemur kaos yang sudah disablon agar cepat kering. Jumlahnya tergantung banyaknya kaos yang disablon. Peran sinar matahari terik sangat dibutuhkan agar proses pengeringan lebih cepat.
10. Beberapa peralatan pendukung. Seringnya kita lebih banyak membutuhkan beberapa peralatan pendukung agar menyablon lebih mudah dan cepat. Banyak perlatan yng kadang tak terpikirkan malah bisa membantu proses menyablon ini.

Disadur dari artikel

Teori screen printing

http://wilystra2007.multiply.com/reviews/item/4

2 thoughts on “Teori screen printing”

  1. Kami mohon bantuan dapat diberikan :
    1. Specification dari M3
    2. MSDS ( material safety data sheet ) dari M3
    3. Apa merk dari M3 tersebut ? Apakah ada equivalentnya ?
    Merk apa yang cocok untuk sablon kertas dan dilapisi OPP ?

    sekian, terima kasih

    Suka

  2. saya hobi experimen electronic, saya sudah mencoba membuat PCB dengan cara Sablon, kendala saya : kenapa pada waktu di sablonkan mesti mblobor atau kurang merata.. mohon bantuanya, dan apa ada cat yang bentuknya pasta atau jel ? dan namanya di pasaran? terima kasih.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s