Kerja Keras dan Berusaha, Instan “No”

Mungkin di dunia ini yang instan adalah mie tepatnya, itupun hanya untuk menyajikannya tapi kalau dirunut ke belakang proses jadi mie saja juga butuh usaha yang keras dan lama. Namun seringkali kita terjebak oleh hal instan terbuai oleh kisah sukses orang termotivasi di awal namun untuk melangkah sendiri merasa enggan. “Mungkin sudah hukum alam” dan harus kita patuhi bahwa bekerja keras dan berusaha adalah bagian dari hidup mausia, tinggal bagaimana kita mensikapi hal tersebut apakah menjadi sebuah beban atau menjadi sebuah motivasi berpulang dari sejarah hidup kita masing-masing.
Ketika membaca banner inipun


saya merasa sungguh enak sekali ya kalau ada program canggih bisa melipatgandakan uang kita “instan thinking mode on” tapi disadarkan setelah bergabung “there isn’t instan mode except instan mie” (tak ada model instan kecuali mie instan) ternyata program caggih inipun tanpa didukung usaha yang keras kecanggihannya akan tersimpan rapi sebagai sejarah kecanggihan sebuah sistem intinya adalah “kerja keras dan berusaha jadi teman-teman saudara ku kalau anda ingin hidup bekerjalah dan berusahalah keras lemahnya kerja dan usaha mu itulah yang menentukan berkah Illahi terpancar kepdamu, kalau kita bersandar pada kerja dan usaha standar manusia maka berkahnya juga berkah manusia, kalau bekerja dan berusaha standar Illahi berkahnyapun Illahi yang seringkali tidak sesuai kalkulasi kita sebagaimana manusia.
Selamat Berjuang! Kesuksesan Selalu Bersama Anda!

Google Search Engine Submission and article submission by Freeaddurl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s